Music by Dipha, Ditto and a special dj set by Agrikulture
Friday, 14 December 2007 22.00 – Fin @ Willow (JL. Patal Senayan - Permata Senayan E16/17)
"MUSIC FOR LIKE MINDED PEOPLE"
Fully Supported by JUICE MAGAZINE, 101.4 TRAX FM - GROOVEBOX Also Supported by Fabric Magazine.
Konser Album Skenario Masa Muda
Rabu, 28 November 2007
PRESS RELEASE
DUNHILL DIMENSIONS Presents
Konser Album Skenario Masa Muda WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY
BANDUNG SABTU, 8 DESEMBER 2007 Jam 19.30 Auditorium RRI Bandung Gedung RRI, Jl. Diponegoro 46, Bandung with special performance by Hollywood Nobody
JAKARTA SELASA, 11 DESEMBER 2007 Jam 19.30 Usmar Ismail Hall Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI) Jl. H.R. Rasuna Said kav. C-22, Kuningan with special short film screening "Di Balik Tjahaya Gemerlap" (Dir.: Edwin) and video projection
GRATIS. TEMPAT TERBATAS. HANYA TERSEDIA 500 UNDANGAN UNTUK DI BANDUNG & 500 UNDANGAN DI JAKARTA
Undangan bisa diambil secara cuma-cuma mulai tanggal 1 Desember 2007 di: BANDUNG : Monikhouse, Jl. Setiabudi 56, Bandung JAKARTA : Aksara Bookstore Kemang, Aksara Bookstore Plaza Indonesia, Aksara Bookstore Cilandak Town Square
INFORMASI: BANDUNG : (022) 2032740 atau (022) 2038668 JAKARTA : (021) 7199288
The Brandals sebagai unit dalam bidang musik, beroperasi dengan prinsipil reaksi tolak balik yang sama terhadap system industri musik kita. Reaksi ini terekspresi pada tajuk album ke-tiganya, dimana mereka mengadopsi terminologi Brandalisme. Walaupun tidak mengedepankan isu politik pada agenda mereka, terminologi ini berlaku hanya untuk sudut artistik dan prakteknya, daripada statement politik itu sendiri. Tapi, the Brandals berharap untuk menyebarkan prinsip dan efeknya untuk pendengar setia mereka. Pesannya sangat jelas, untuk selalu merencanakan, bertindak dan mengevaluasi semua perbuatan secara independen tanpa intervensi besar dari pihak lain. Selalu mengatasi masalah dan resiko di tangan sendiri.
“The 25 most Crustworthy Band in 2006” - Allmusic.com
“The Best band On My Space” - RollingStone.com
White Shoes & The Couples Company terbentuk pada tahun 2002 disebuah kampus kesenian dibilangan Jakarta Pusat. Dua mahasiswa Seni Rupa, Aprilia Apsari (Sari) & Yusmario Farabi (Rio), yang sedang menjalin hubungan asmara memutuskan untuk membuat sebuah grup musik, dengan mengajak teman dekat satu fakultas mereka yang bernama Saleh . Maka terbentuklah formasi pertama grup musik White Shoes & The Couples Company. Sari pada posisi vokal & violin, Rio pada posisi gitar rythm serta Saleh pada posisi gitar melodi. Atas dasar kebutuhan mengajak sepasang suami istri dari fakultas musik, Ricky pada posisi Bass & Cello serta Mela pada posisi Keyboard, Piano & Viola. Terakhir Ricky mengusulkan untuk merekrut kenalannya, John Navid a.k.a Lau Kun Sin yang juga dari fakultas musik menduduki posisi drummer.