|
Press Release - The Adams V2.05 |
|
Senin, 28 Agustus 2006 |
The Adams is back! Band yang mengandalkan harmonisasi musik dan vokal ini kembali lagi setelah tahun kemarin mengguncang publik pada kemunculan mereka di album kompilasi OST. Janji Joni lewat lagu mereka berjudul Konservatif.
Masih membawa amunisi Power Pop dengan sedikit sentuhan Vintage Sound di album keduanya V2.05, band yang kini digawangi oleh Ario (Gitar/Vokal), Ale (Gitar/Vokal), Arfan (Bass/Vokal), Gigih (Drum) dan Retiara (Keyboard/Vokal), mencoba membuat sedikit perubahan berarti di album kedua mereka ini. Bukan hanya pada perubahan personil yang terjadi di tahun 2005 lalu, saat Beni sibuk dan Bimo memutuskan untuk meneruskan kuliah di Bali, yang lalu digantikan oleh Arfan pada bass dan Gigih pada drum. Kemudian Retiara juga bergabung menjadi satu-satunya personil perempuan yang memegang posisi kibordis sekaligus vokal.
"Yang pasti album ini lebih simpel. Distorsi yang dibuat oleh The Adams sekarang lebih mudah dicerna. Kali ini kita lebih menonjolkan harmonisasi, baik pada vokal maupun musiknya. Namun arah dan genrenya masih sama kok, lebih ke power pop," jelas Ario Hendrawan, sang gitaris. Apabila di album pertama perbandingan antara harmonisasi vokal dan musik adalah 50:50, di album V2.05 harmonisasi vokal mendapat porsi yang lebih banyak. Melihat judul albumnya, V2.05, pasti banyak yang mengira album ini serba futuristik atau computerized. Tapi ternyata ada cerita unik yang memang berkaitan dengan komputer dibalik penamaan ini. Judul V2.05 ternyata terinspirasi dari software komputer yang mereka gunakan dalam proses rekaman. "Ide dasarnya muncul ketika kita mulai bosan menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer saat mengoperasikan studio. Di layar monitor sering tertulis Protools 6.07, sehingga tercetus ide untuk memberi judul album yang seperti itu. Akhirnya kita namai V2.05. V2 itu menunjukkan version 2 atau album kedua dan 05 adalah jumlah anggota The Adams 5 orang," ungkap Arfan. Album kedua yang pengerjaannya dimulai dari bulan April sampai Juli 2006 ini, lebih cepat prosesnya dibanding album pertama. Mereka mengaku merasa lebih efisien pada saat mengerjakan album kedua ini karena studio dan biaya produksinya sudah ditangani oleh Aksara Records selaku produser dan perusahaan rekaman. Sedang di album pertama dulu mereka harus memikirkan dan mengerjakan semuanya sendiri, termasuk biaya. Selama proses pengerjaan album yang tergolong singkat ini, ternyata The Adams menemui hal-hal aneh selama berada di studio. Awalnya ketika sedang mentes microphone saat latihan, tiba-tiba terdengar suara piano yang sedang dimainkan masuk ke dalam microphone! Dan itu terjadi di malam hari, jadi betul-betul seram! Tapi untungnya mereka belum mulai rekaman pada saat itu, sehingga suara piano tersebut tidak masuk ke dalam hasil rekaman. Selain kejadian menyeramkan ini, mereka sempat mengalami kesulitan saat pembagian vokal. "Kita sering tabrakan vokalnya pas mengerjakan harmonisasi vokal," kata Gigih. Pembagian vokal memang merupakan keunikan dan kelebihan The Adams, yang banyak terinspirasi dari band lama The Beach Boys. Dalam hal ini, mereka cukup mengandalkan feeling dan kemampuan telinga. Coba simak lagu berjudul "Berwisata" yang bernuansa acapella, dan sangat menonjolkan harmonisasi vokal. "Awalnya cuma lucu-lucuan, tapi pada akhirnya kita berkesimpulan untuk nggak perlu membuat musiknya. Lagu ini jadinya malah seperti intermezo diantara lagu-lagu lain yang ada di album ini," certa Ario lagi. Band yang baru saja memenangkan penghargaan The best indie video clip di Anugrah Video Musik Indonesia 2006 untuk lagu mereka, ‘Waiting’ ini akan merilis single pertama yang berjudul "Halo Beni" pada bulan Agustus 2006. Lagu ini dibuat secara spontan saat sedang mixing album the Upstairs. Beni, mantan basis mereka tertidur dan tidak mau bangun saat dimintai komentar soal hasil rekaman. Namun saat menerima telepon dari seorang cewek, Beni langsung bangun dan ngobrol di telepon selama berjam-jam. Kelakuan Beni inilah yang menginspirasi teman-temannya untuk menulis lagu tentang dirinya. Dan memang hampir semua lirik dan ide lagu di album ini diambil dari kisah mereka sehari-hari. Dalam urusan penampilan, The Adams sekarang juga terlihat semakin stylish. Dengan tampilan anak kuliahan atau Preppy Look lewat balutan cardigan, sweater dan gaya yang cenderung nerdy meski tetap fashionable. So, lets enjoy the new album and the new look of The Adams!
|